Meteor Duren Sawit Sebesar Buah Kelapa
30 April 2010 2 Komentar
VIVAnews – Dugaan meteor jatuh di Duren Sawit, Jakarta Timur, terus menguat. Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan) mengidentifikasi meteor itu berdiameter sekitar 30×30 centimeter.
“Ukurannya seperti buah kelapa. Karena itu dilihat dari lubang pantulan di tembok sekitar 30×30 cm,” kata Profesor Astronomi dari Lapan, Thomas Djamaluddin, di lokasi kejadian, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat 30 April 2010.
Menurut dia, dari sifat-sifat yang ditemui di lokasi kejadian dugaan kuat sementara itu adalah meteor. Tetapi, di bagian dasar rumah belum juga ditemukan bongkahan batu meteor yang dimaksud.
“Saya duga meteornya masih ada di plafon rumah di belakang ini,” kata peneliti yang akrab disapa Djamaluddin ini. “Ini jenis meteor sporadis”.
Meteor sporadis atau yang terjadi secara acak itu memang tidak pernah diprediksi sebelumnya. Tapi Djamaluddin membantah keterangan sebelumnya bahwa meteor ini mirip dengan yang jatuh di Bone.
“Meteor di Bone tidak seperti ini. Yang di Bone jauh lebih besar,” katanya lagi. Yang pasti dia menyebutkan, kejadian ini pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.
“Pada 2003 di Pontianak tapi di lahan kosong. Tahun 2007, di Gianyar, Bali jatuh di sawah,” kata dia. “Peristiwa menimpa rumah baru pertama kali terjadi,” tambahnya. (umi)
• VIVAnews
[http://metro.vivanews.com]


Menurut berita, tahun 2012 akan banyak terjadi peristiwa semacam ini. Semoga saja nggak sampe kena kita ya. salam
p.s. Bisa tolong rubah link saya yang “Thomas Andrianto” ganti dengan “Always With You” ?
Thanks.
wah semoga saja tidak terjadi ya mas… bisa amburadul dunia ini…
makasih dah mampir lagi ya..
sudah saya ganti nih…